yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk
dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah taurat TUHAN,
dan yang merenungkan taurat itu siang dan malam.
Ia seperti pohon, yang di tanam di tepi aliran air, yang menghasikan
buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya;
apa saja yang diperbuatnya berhasil.
Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang di tiupkan angin.
Sebab itu orang fasik tidak tahan dalam penghakiman, begitu pula orang
berdosa dalam perkumpulan orang benar;
sebab TUHAN mengenal jalan orang benar,


0 komentar:
Posting Komentar